Peduli Anak Negeri BMT BIMA

Robitoh, begitulah orangtuanya memberikan nama kepadanya. Dia merupakan anak ke-5 dari 8 bersaudara. Ayahnya adalah seorang buruh, sedangkan ibunya di rumah mengurus rumah tangga. Robitoh merupakan salah satu murid yang berprestasi di MAN Tegalrejo Magelang yang tidak mendapatkan KIP (Kartu Indonesia Pintar). Robitoh merupakan anak yang memiliki semangat tinggi yang sangat luar biasa dalam mengejar ilmu. Meskipun kondisi ekonomi keluarga bisa dibilang pas-pasan atau bahkan sering kekurangan, namun itu tidak menyurutkan niatnya dalam belajar.

Untuk menempuh belajar, setiap hari dia harus berjalan kaki sekitar 2 kilo meter dari rumah menuju ke sekolah. Uang saku yang tak seberapa, hampir selalu tidak cukup jika dipergunakan untuk biaya angkutan, apalagi untuk jajan layaknya anak-anak yang lain. Bahkan tidak jarang Robitoh tidak mendapatkan uang saku sepeser pun. Robitoh sangat mengerti kondisi ekonomi orang tua dan keluarganya, karna harus berbagi dengan adik dan kakaknya. Meski begitu, Robitoh tidak sendiri. Masih banyak anak didik di sekeliling kita yang membutuhkan bantuan untuk membantu mengejar mimpi mereka, menorehkan pena untuk mengukir prestasi dan mengejar cita-cita.

Melalui divisi Baitul Maal, KSPPS BMT BIMA berkesempatan memberikan sedikit bantuan kepada Robitoh. Berkunjung ke tempat sekolahnya, Salman al Farisi selaku perwakilan dari Baitul Maal BMT BIMA Magelang memberikan Bea Siswa kepada ananda Robitoh dan ananda Dwi Cahyo Utomo yang diterima dan didampingi oleh Waka Kesiswaan MAN Tegalrejo Magelang, Bapak Nur Kholiq pada Hari Senin, 5 Maret 2018 lalu.

KSPPS BMT BIMA  melalui Baitul Maal selama ini sangat intens dalam memberikan bantuan bea siswa untuk meringankan biaya pendidikan bagi siswa siswi dhuafa  melalui Program Peduli Anak Negeri  sebagai sarana ikut mencerdaskan kehidupan anak  bangsa.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *